Stop Permusuhan Suporter

Permusuhan antarsuporter sepak bola tanah air diharapkan sudah tidak terjadi lagi ke depan. Semua telah disatukan dalam sebuah deklarasi suporter bertajuk Indonesia Damai II di Stadion Gajayana, kemarin. Sebuah seruan suporter untuk menghapus “luka lama” dan saling menghargai harus bisa dijaga masing-masing kelompok supporter. Fanatik terhadap klub masing-masing harus tetap dimiliki, tapi menghargai supporter tim lawan juga wajib dilakukan. “Mari kita semua para supporter dari berbagai unsur harus bisa bersatu,” seru Anto Baret, pentolan Aremania Batavia sembari membacakan deklarasi di ujung acara dialag, kemarin.

Yang menjadi persoalan di dunia sepak bola tanah air saat ini adalah bagaimana penyelenggara kompetisi sepak bola, yakni PSSI bisa bersikap fair. Karena selama ini salah satu yang menjadi muara persoalan terjadinya kericuhan di lapangan, adalah ketidakberesan di tubuh PSSI sendiri. “Dalam hal ini adalah wasit yang menjadi tanggung jawab PSSI. Sudah banyak terjadi kericuhan karena wasit yang sering salah melakukan tugasnya,” imbuh Anto Baret.

Dalam dialog supporter di Hall MOG kemarin, selain dihadiri 25 kelompok suporter se- Indonesia itu, juga dihadiri Sekretaris Menegpora Wafid Muharram, Deputi Wirausaha dan Pemuda Sudrajad Rasyid, Ketua Pengda PSSI Jatim Haruna Soemitro, Wali Kota Malang Peni Suparto, Bupati Malang Sujud Pribadi dan Anto Baret. Sementara Menegpora Adhyaksa Dault yang dijadwalkan hadir akhirnya batal karena harus cek kesehatan di Jakarta.

Selain persoalan perwasitan, problem pendanaan klub juga menjadi materi dialog yang cukup gayeng. Sebab saat ini sudah ada puluhan klub y Indonesia Super League (ISL) yang sekarat karena krisis finansial. Ini seiring dengan dikeluarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri yang melarang APBD digunakan untuk klub profesional. “Sepak bola menjadi tanggung jawab PSSI. Maka PSSI juga harus merangkul Menegpora untuk mendesak Dendagri untuk membicarakan soal dana,” saran Peni Suparto, ketua umum Persema.

Menanggapi persoalan dana ini, Sekretaris Menpora Wafid Muharram menyatakan bahwa semua persoalan yang dihasilkan dari dialog ini segera diteruskan ke Menegpora. Intinya Menegpora tidak hanya mengurus satu cabang saja, semua cabang juga harus dapat perhatian. (yon/abm) (sumber: Jawapos)

Tags: , ,

3 Responses to “Stop Permusuhan Suporter”

  1. boro mania | Ghosong's Blog Says:

    […] Stop Permusuhan¬†Suporter […]

  2. Ela Amera Says:

    sasaji…….

  3. Sabolin Says:

    minta tolong supaya di share,..untuk kebaikan Negeri Kita

    Maturnuwun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: